Rabu, 27 September 2017

Bekam (Al Hijamah): Cara Pengobatan Menurut Sunnah Nabi SAW


  Diriwayatkan dari Said bin Jubair RA dari Ibnu Abbas RA dari Nabi SAW bahwa beliau bersabda:“Kesembuhan bisa diperoleh dengan tiga cara: minum madu, sayatan pisau bekam, dan sundutan besi panas, dan aku melarang umatku (menggunakan) pengobatan dengan besi panas”(HR. Al-Bukhari, dikeluarkan juga oleh Ibnu Majah, Ahmad dan Al-Bazzar)
Segala puji bagi Allah SWT, yang dengan kehendak-Nya Dia menurunkan penyakit dan juga obatnya. Shalawat dan salam kita haturkan kepada Rasulullah SAW yang telah mengajarkan kepada umatnya segala sesuatu yang bermanfaat, baik dalam perkara agama maupun dunia mereka, yang diantaranya adalah mengajarkan umatnya bagaimana cara menjaga kesehatan ruhani dan jasmani serta cara pengobatan dari beragam penyakit. Juga shalawat dan salam kita sampaikan kepada keluarga beliau, sahabat-sahabatnya serta siapa saja yang berjalan di atas jalan mereka hingga akhir zaman.
Dunia Pengobatan Umum
Dunia pengobatan semenjak dulu selalu berjalan seiring dengan kehidupan manusia. Karena, sebagai makhluk hidup, manusia amatlah akrab dengan berbagai macam penyakit ringan maupun berat.Keinginan untuk berlepas diri dari berbagai penyakit itulah yang mendorong manusia berupaya menyingkap berbagai metode pengobatan, mulai dari mengkonsumsi berbagai jenis tumbuhan secara tunggal maupun yang sudah terkontaminasi, yang diyakini berkhasiat menyembuhkan penyakit tertentu, atau sistem pemijatan, akupuntur, pembekaman hingga operasi dan pembedahan.
Namun seiring dengan perkembangan peradaban manusia, budaya konsumerisme dan materialisme menggiring manusia mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang dianggap praktis, lezat dan penuh variasi. Sayangnya kebanyakan mereka tidak menyadari bahwa produksi makanan semacam itu seringkali terpaksa menggunakan berbagai jenis bahan kimia berbahaya, sepertiborax,formalin, Rhodamin B dan Metanil Yellow(bahan pewarna sintetis), antibiotikkloramfenikol,dietilpirokarbonat,dulsin, nitrofurazondan berbagai bahan kimia yang amat merusak kesehatan. Orang yang sudah banyak mengkonsumsi berbagai jenis makanan berkomposisi kimia menjadi sering terserang penyakit komplikasi yang beragam. Sehingga obat-obatan yang diperlukan juga obat-obatan berkomposisi kimia berat.

Bukan rahasia lagi, pengobatan dengan bahan kimia sintetis (pengobatan barat/modern) mungkin dapat mengobati suatu penyakit, tetapi dapat juga menimbulkan penyakit bawaan yang lain sebagai bentukside effectburuk dari sifat bahan kimia. Satu penyakit dapat disembuhkan tetapi dapat muncul penyakit lain. Jadilah lingkaran setan yang tidak ada habisnya dalam dunia pengobatan modern. Ternyata mahalnya obat kimia sintetis bukan jaminan kesembuhan.

Sabtu, 03 Juni 2017

Alamat Ruqyah Syar’iyah DAN BEKAM

ALAMAT RUQYAH SYAR'IYYAH DAN BEKAM
JL. PERCETAKAN NEGARA VII NO 31 RAWASARI  JAKARTA PUSAT 
BUKA PRAKTEK BEKAM SETIAP HARI DARI JAM 09.00 S/D 17.00 TERMASUK HARI LIBUR DILUAR JAM BISA JANJIAN MENERIMA BEKAM PANGGILAN, BEKAM MASSAL, BEKAM SUAMI ISTRI , BEKAM KEPALA TANPA HARUS MENCUKUR RAMBUT DLL, Tlp : 0815 11311 554 , 0812 828 11254 WA / SMS
 
Saat Klinik Bekam Dan Ruqyah Mewabah
Dewasa ini animo masyarakat sangat tinggi untuk menjaalani terapi ruqyah, pengobatan yang telah diwariskan Rasulullah untuk ummatnya. Apalagi banyak media –cetak dan elektronik- menyajikan iklan pengobatan atau terapi ruqyah. Akhirnya mereka mencari-cari pengobatan ruqyah yang ada di sekitar mereka. Bahkan saya pernah dapat info dari teman sesama ustadz yang tinggal di daerah Jawa Timur, ia dipaksa oleh seseorang yang tinggal dekat rumahnya untuk meruqyah saudaranya. Sehingga ia kebingungan karena meskipun selama ini ia dikenal sebagai seorang ustadz tapi ia belum pernah meruqyah seseorang sama sekali.
Gayung pun bersambut. Seiring dengan boomingnya pengobatan ruqyah dan ramainya masyarakat yang mencarinya, maka bermunculanlah klinik-klinik ruqyah di mana-mana. Ada klinik ruqyah yang ditangani oleh seseorang yang benar-benar berkapasitas ilmu syari'at yang mumpuni, sehingga mereka membuka kitab-kitab hadits dan mencari ilmu tentang ruqyah untuk melayani permintaan jamaah. Tapi banyak juga klinik ruqyah yang ditangani oleh mereka yang awam agama.
Klinik jenis kedua ini banyak bermunculan di tengah masyarakat. Ada yang memadukan ruqyah dengan ilmu tenaga dalam, ada yang menambah praktik ruqyah dengan praktik perdukunan, ada yang menjadikan ruqyah sebagai kedok saja karena model terapinya tetap model dukun atau orang pinter, ada yang mencampur terapi ruqyah dengan praktik mistik, sehingga masyarakat kesulitan untuk membedakan mana peruqyah dan mana paranormal, mana seorang ustadz dan mana seorang dukun.
Pengalaman mereka (testimoni)

Saya kelabuhi pasien dengan Energi baterai

Perdukunan penuh dengan kebohongan? Itulah pengalaman hidup yang dijalani Ipon, seorang dukun yang kini telah bertaubat. Dengan berbagai tri...